Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif dan Vegetatif

Perkembangbiakan hewan secara vegetatif dan generatif merupakan materi dasar yang harus dipelajari mudai duduk dibangku sekolah dasar . Materi ini terdapat di buku tema 1 kelas 6 Kurikulum 2013 Semester 1.Oleh karena itu kali ini kami sajikan materi mengenai perkembangbiakan hewan dengan lengkap beserta contohnya.

Secara garis besar, materi mengenai perkembangbiakan sudah dipelajari sejak SD. Materi tersebut akan dikembangkan lagi di bangku SMP bahkan lebih berkembang lagi saat SMA bahkan kuliah. Oleh karena itu sangat penting menguasai materi ini untuk memudahkan dalam proses belajar di jenjang berikutnya.
Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif dan Vegetatif

Berkembangbiak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Berkembangbiak memiliki tujuan yakni untuk melestarikan jenis dan memperbaharui keturunan. Hewan merupakan makhluk Tuhan yang diciptakan dengan segudang keunikan. Salah satunya adalah cara berkembangbiaknya. Secara garis besar, perkembangbiakan hewan dibagi menjadi 2 yakni secara generative dan vegetative atau  secara kawin dan tak kawin.

Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif

Apakah yang dimaksud perkembangbiakan hewan secara generatif? Itulah pertanyaan yang sering keluar Ketika baru mendengar kata generatif. Secara umum perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang melalui proses bertemunya sel jantan dan betina.

Perkembangbiakan hewan secara generatif sendiri terdiri dari 3 jenis yakni Ovipar, Vivipar, dan Ovovivipar. Untuk lebih detilnya mengenai ketiga perkembangbiakan hewan generatif tersebut bisa disimak di bawah ini.

Perkembangbiakan hewan Ovipar

Ovipar adalah Perkembangbiakan hewan dengan cara bertelur. Pada proses ini, embrio atau calon individu baru berkembang di dalam telur. Bahkan dalam telur juga tersedia cadangan makanan sehingga pada saat menetas membutuhkan susu sebagai asuoan nutrisi Ketika kecil.
Perkembangbiakan Hewan Secara ovipar

Oleh karena itu, ciri dari hewan yang berkembangbiak dengan ovipar adalah tidak memiliki kelenjar susu. Selain itu juga hewan ini biasanya tidak memiliki daun telinga.

Kelompok hewan yang berkembangbiak dengan bertelur adalah unggas (ayam, bebek, burung, angsa, dll), Sebagian serangga, sebagian ikan, laba-laba, Platypus dan sebagainya.

Perkembangbiakan Hewan Vivipar

Perkembangbiakan vivipar adalah perkembangbiakan hewan dengan cara beranak. Pada perkembang biakan vivipar, embrio tumbuh di dalam rahim induknya. Kemudian setelah melahirkan, induk bayi akan menyusui bayinya sebagai nutrisi awal.
Perkembangbiakan Hewan Secara vivipar

Ciri hewan yang berkembangbiak dengan vivipar diantaranya memiliki kelenjar susu atau menyusui. Jadi hewan yang berkembangbiak dengan vivipar sudah bisa dipastikan yakni semua mamalia seperti gajah, sapi, kambing, kucing, kuda, dan sebagainya.

Perkembangbiakan hewan Ovovivipar

Perkembangbiakan Ovovivipar adalah perkembangbiakan dengan cara bertelur dan beranak. Pada proses perkembangbiakan jenis ini embrio atau calon bayi hewan jenis ini tumbuh di dalam telur, sedangkan telurnya disimpan di dalam Rahim.
Perkembangbiakan Hewan Secara ovovivipar

Contoh hewan yang berkembangbiak dengan Ovovivipar adalah Beberapa jenis ular (Pyton, Sanca, dll), Hiu, Beberapa jenis Ikan, Kuda laut dan sebagainya.


Perkembangbiakan Hewan Secara Vegetatif 

Perkembangbiakan vegetative pada hewan maksudnya adalah proses terjadinya individu baru tanpa melalui proses perkawinan atau bertemunya sel jantan dan sel betina. Sehingga tumbuhnya individu baru berasal dari bagian tubuh hewan tersebut.

Baca Juga:
Cara Menentukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
Materi dan Soal Latihan Bilangan Bulat

Perkembangbiakan vegetative pada hewan dibagi menjadi 3 yakni membelah diri, tunas, dan Fragmentasi. Untuk lebih jelasnya mengenai ciri dan contoh hewan yang berkembangbiak dengan vegetatif bisa disimak di bawah ini.

Perkembangbiakan Vegetatif dengan Membelah Diri

Perkembangbiakan vegetatif dengan membelah diri hanya terjadi pada hewan bersel satu. Pada prosesnya, hewan ini membelah inti sel yang kemudian diikuri oleh cairan dan dinding sel. Sehingga jadilah individu baru.

Pada perkembangbiakan membelah diri individu baru yang dihasilkan sama persis dengan induknya. Hal ini dikarenakan yang membelah adalah tubuh induknya dengan kapasitas yang sama. Sedangkan contoh hewan yang berkembang biak dengan membelah diri adalah Amoeba.

Perkembangbiakan Vegetatif dengan Tunas

Seperti halnya tumbuhan, hewan juga ada yang berkembangbiak dengan tunas. Proses perkembangbiakan hewan dengan tunas dimulai dengan adanya semacam benjolan atau calon individu baru pada hewan. Kemudian lambat laun akan membesar sehingga semakin terbentuk individu baru tersebut. Setelah semakin membesar, maka individu baru ini terlepas dari induknya.
Adapun contoh hewan yang berkembangbiak dengan Tunas adalah Hydra, polifera, dan lainnya.

Perkembangbiakan Vegetatif dengan Fragmentasi

Perkembangbiakan hewan secara fragmentasi adalah terjadinya individu baru pada hewan dengan melepas bagian tubuhnya. Kemudian bagian tubuh tersebut menjadi individu baru. Sepintas proses perkembangbiakan secara fragmentasi hampir sama dengan membelah diri. Bedanya, pada perkembangbiakan jenis ini, induk hewan memotong atau melepas bagiannya untuk menjadi individu baru.
Perkembangbiakan Hewan Secara vegetatif fragmengasi

Misalnya terdapat hewan yang melepas ekornya, kemudian ekornya tumbuh badan dan kepala. Sedangkan badan hewan induknya kembali muncul ekor seperti semula.

Adpaun contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara fragmentasi diantaranya planaria, cacing pita, dan cacing pipih.

Itulah perkembangbiakan hewan secara vegetatif dan generatif yang bisa kami sampaikan. Materi ini bukanlah satu-satunya materi yang bisa diambil sebagai rujukan. Namun bisa dijadikan sebagai referensi untuk menambah pengetahuan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif dan Vegetatif"